Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » UPTD Puskesmas Mano Melaksanakan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Jenjang Purwa,Madya Dan Utama.

UPTD Puskesmas Mano Melaksanakan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Jenjang Purwa,Madya Dan Utama.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

Manggarai Timur,Kompasflores.com-Dalam upaya peningkatan kapasitas kader Posyandu,UPTD Puskesmas Mano melaksanakan kegiatan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu jenjang Purwa, Madya, dan Utama yang dilaksanakan di Puskemas Mano,Kamis (07/08/2025).

Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Mano,Paskalis Stanislaus Jangkar dalam sambutannya menyatakan, pentingnya kompetensi kader dalam menyukseskan kegiatan Posyandu,terlebih khusus kegiatan Posyandu dalam konteks Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Kegiatan ini sangat penting,dalam menyukseskan kegiatan Posyandu,terlebih khusus kegiatan Posyandu dalam konteks ILP”, ucapnya.

Tujuan Kegiatan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Purwa/Madya/Utama yang dilaksanakan oleh Puskesmas Mano memiliki beberapa tujuan utama, yaitu: Kompetisi ibu hamil dan menyusui,Keterampilan bayi dan balita,Kompetensi pelayanan usia sekolah dan remaja,kompetensi usia dewasa dan lanjut usia dan Kompetensi Pengelolaan Posyandu.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kader berdasarkan tingkat kemampuan dan kompetensinya ke dalam jenjang Purwa (dasar), Madya (menengah), dan Utama (lanjutan) sesuai standar kaderisasi Posyandu yang berlaku. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan mutu dan profesionalisme Kader Posyandu”, Jelas Paskalis.

Dengan adanya assessment ini,bisa mempersiapkan Kader yang siap menjadi penggerak di Masyarakat.Kader yang memiliki keterampilan lengkap dan pengetahuan yang baik,diharapkan bisa menjadi agen perubahan serta penggerak utama kegiatan Posyandu dan program kesehatan masyarakat lainnya di tingkat desa,sekaligus mendukung Program Prioritas Pemerintah di Bidang Kesehatan.

“Kegiatan ini juga mendukung target nasional dalam bidang penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, gizi balita, serta upaya promotif dan preventif lainnya melalui pemberdayaan kader sebagai ujung tombak pelayanan”, jelasnya lagi.

Sebanyak 14 kader Posyandu dari empat desa di wilayah kerja Puskesmas Mano—yakni,Desa Bea Waek,Mandosawu,Nggalak Leleng dan Golo Lobos yang akan mengikuti proses penilaian.

Penilaian dilakukan dengan dua metode utama, yaitu wawancara langsung dan praktik pelaksanaan kegiatan Posyandu. Untuk menjamin kualitas dan objektivitas proses assessment, Puskesmas Mano melibatkan tim penilai yang telah berpengalaman di bidangnya.Dari hasil kegiatan tersebut,ada 14 Kader berada pada jenjang Purwa.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kader di lapangan.

“Ke depan, Puskesmas Mano akan terus membina dan mendampingi para kader agar mampu mencapai jenjang Madya dan Utama, yaitu jenjang tertinggi dalam jenjang kaderisasi Posyandu”,Katanya.

Lebih jauh,Kepala Puskesmas Mano,Paskalis Stanislau Jangkar menyatakan “Assessment ini bukan hanya sebagai bentuk evaluasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi kader untuk terus meningkatkan kapasitasnya.

“Kami bangga atas pencapaian para kader dari berbagai desa yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Kami berharap,ke depan dapat mencetak kader Madya dan Utama yang benar-benar siap menjadi motor penggerak pelayanan kesehatan di masyarakat. Puskesmas Mano akan terus mendampingi dan mendukung pengembangan kader agar lebih berkualitas dan profesional.” Ucap Paskalis.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Kapus Mano berharap dapat mencetak kader-kader Posyandu yang terampil, berjenjang, dan berdaya saing, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa semakin efektif dan merata.

Penulis : Dion Damba.

Penulis

Dari Flores Untuk Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diburu Polresta Samarinda, Terduga Penggelapan Rp50 Juta Ditangkap Resmob Manggarai Timur

    Diburu Polresta Samarinda, Terduga Penggelapan Rp50 Juta Ditangkap Resmob Manggarai Timur

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 170
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM — Seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Samarinda akhirnya berhasil diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Manggarai Timur. Ia diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana perusahaan senilai Rp50 juta, yang membuatnya menjadi target pengejaran lintas daerah. Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada Sabtu, 29 November 2025, sekitar pukul […]

  • Irigasi Wae Necak,Desa Compang Necak,Kecamatan Lamba Leda,Kabupaten Manggarai Timur,NTT (Sumber Foto : KompasFlores.Com)

    Gubernur NTT Buka Suara Terkait Pekerjaan Irigasi Wae Necak Yang Di Duga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi.

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.Com-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),Emanuel Melkiades Laka Lena merespon terkait pekerjaan irigasi Wae Necak yang diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan petunjuk tekniks. “Saya mesti minta dinas terkait dan biro hukum cek”, jelas Gubernur NTT kepada media Kompasflores.Com Sabtu,(28/06/2025). Dikatakannya,persoalan ini saya cek di Pemerintah Daerah tingkat II Matim. “Nanti saya cek,karena ini kewenangan ada […]

  • Kades Benteng Kuwu Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa: “Informasi Itu Tidak Benar dan Merugikan”

    Kades Benteng Kuwu Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa: “Informasi Itu Tidak Benar dan Merugikan”

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Tim Media
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MANGGARAI, KOMPASFLORES.COM – Kepala Desa Benteng Kuwu, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Walterius Handur, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media online tertanggal 8 November 2025 yang menyebut adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa di wilayah yang dipimpinnya. Klarifikasi tersebut disampaikan Walterius pada Senin (10/11/2025) di hadapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai […]

  • Ketua LP-KPK Akan Melaporkan Kades Rana Mbata Ke Polda NTT.

    Ketua LP-KPK Akan Melaporkan Kades Rana Mbata Ke Polda NTT.

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.com-Kepala Desa Rana Mbata di duga membayar APH untuk menghentikan pemeriksaan terhadap kasus pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Rana Mbata,Kecamatan Kota Komba Utara,Kabupaten Manggarai Timur,NTT. Pasalanya,beberapa minggu lalu kepala Desa Rana Mbata di panggil oleh Polres Matim untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengaduan warga Desa Rana Mbata terkait penyimpangan pengelolaan Dana Desa. Ketua LSM Pengawasan […]

  • Mari Kita Lawan Orang-Orang Oligarki-Kapitalis Dan Monster Kleptokrat-Feodal, Dan Tolaklah Proyek Geothermal.

    Mari Kita Lawan Orang-Orang Oligarki-Kapitalis Dan Monster Kleptokrat-Feodal, Dan Tolaklah Proyek Geothermal.

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kompasflores.Com-Dalam ruang abstrak para pekerja tidak hanya menjadi korban kekerasan kaum kapitalis, tetapi juga oleh sesamanya. Seolah-olah kekerasan itu wajib dipraktikkan dan diwariskan. Kekerasan oleh para pekerja atas para pekerja yang lain memiliki motif yang jelas, dan masih mempertimbangkan dimensi kemanusiaan. Akan tetapi kekerasan oleh kaum kapitalis atas para pekerja tidak dimaksudkan untuk mematikan para […]

  • Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

    Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Irenius Putra
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MANGGARI TIMUR, KOMPASFLORES .COM — Upaya penguatan kapasitas petani terus dilakukan perusahaan agribisnis Maxi Agri melalui pendampingan teknis langsung di lapangan. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pendampingan penyemprotan Superfos, yang dilakukan oleh perwakilan Maxi Agri, Masten Roman, di lahan pertanian Desa Nanga Labang, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (02/12/2025) […]

expand_less