Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Polres Manggarai Timur: Kami Tegaskan Komitmen Proses Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa Golo Nimbung

Polres Manggarai Timur: Kami Tegaskan Komitmen Proses Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa Golo Nimbung

  • account_circle Dion Damba
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 602
  • comment 0 komentar

 

MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses hukum atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Golo Nimbung yang melibatkan mantan Kepala Desa Fransiskus Salesman.

Kasus dugaan korupsi yang terjadi sejak tahun 2018 hingga 2023 itu kini menjadi sorotan publik. Polres Manggarai Timur memastikan bahwa perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan, dan dalam waktu dekat akan melibatkan Inspektorat Daerah untuk memperkuat proses hukum.

Menariknya, Fransiskus Salesman yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, tetap menjadi pihak yang dilaporkan dalam kasus tersebut.

Dalam keterangannya kepada media pada Senin (27/10/2025), di ruang kerja Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto membenarkan bahwa penyidik tengah mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kami pastikan akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum. Polres Manggarai Timur berkomitmen on the track. Kalau terbukti bersalah, kami akan proses sesuai SOP dan undang-undang yang berlaku,” tegas Haryanto.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap mengawal jalannya proses hukum.

“Sudah ada indikasi kerugian negara. Kita tunggu hasil penyidikan saja. Yang jelas, penegakan hukum akan berjalan,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan seluruh anggota kepolisian agar bekerja profesional dan tidak menyalahgunakan wewenang dalam menangani perkara korupsi tersebut.

“Jika ada anggota yang terbukti menyalahgunakan kewenangan, pasti akan diperiksa oleh Propam dan Paminal, baik di tingkat Polres maupun Polda,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, mengungkapkan bahwa hasil audit dari tim ahli Politeknik Negeri Kupang menunjukkan adanya indikasi kerugian negara sekitar Rp150 juta.

“Memang ada kerugian negara, hanya saja kami terkendala dengan aturan anggaran penyidikan. Untuk kasus di bawah Rp150 juta, kami harus berhitung karena dana penyidikan per kasus mencapai Rp200 juta. Jadi, kami tidak ingin justru menyebabkan kerugian negara baru,” jelas Zacky.

Lebih lanjut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Inspektorat Manggarai Timur untuk memastikan kesesuaian hasil audit kerugian keuangan negara.

“Jika hasil perhitungan Inspektorat sejalan dengan audit tim ahli, kami akan memberikan himbauan resmi kepada terlapor. Bila dalam 60 hari tidak diindahkan, maka kami akan lanjutkan ke proses hukum,” ujar Zacky.

Zacky juga menegaskan pentingnya pengembalian kerugian negara (asset recovery) sebelum penyidikan dihentikan.

“Kalau terlapor sudah mengembalikan dana ke kas daerah, harus ada bukti setor resmi. Kalau tidak, maka proses hukum tetap berjalan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kasus ini sudah pernah diekspos bersama Inspektorat sebelum dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur.

 

  • Penulis: Dion Damba
  • Editor: Arjuna Putra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diburu Polresta Samarinda, Terduga Penggelapan Rp50 Juta Ditangkap Resmob Manggarai Timur

    Diburu Polresta Samarinda, Terduga Penggelapan Rp50 Juta Ditangkap Resmob Manggarai Timur

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 391
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM — Seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Samarinda akhirnya berhasil diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Manggarai Timur. Ia diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana perusahaan senilai Rp50 juta, yang membuatnya menjadi target pengejaran lintas daerah. Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada Sabtu, 29 November 2025, sekitar pukul […]

  • Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

    Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

      Borong,Kompasflores.com-Camat Kota Komba Utara,Nikolaus T.Saka menyampaikan permohonan maaf terkait surat yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Komba Utara sehubungan dengan upaya pencegahan penularan rabies dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Kota Komba Utara. “Saya meminta maaf sebesar-besarnya, sedikitpun tidak ada niat atau tujuan saya untuk meremehkan atau mendiskriminasi surat edaran tersebut.Saya […]

  • Lewat LPKBJJ dan OSMB, UT Kupang Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Sistem Pendidikan Terbuka

    Lewat LPKBJJ dan OSMB, UT Kupang Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Sistem Pendidikan Terbuka

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 244
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM – Universitas Terbuka (UT) Kupang melalui Sentra Layanan UT (SALUT) Dewantara Borong kembali menyelenggarakan kegiatan Layanan Pendukung Kegiatan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) dan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) selama dua hari, mulai Sabtu (6/9/2025) hingga Minggu (7/9/2025). Kegiatan ini menjadi agenda wajib bagi mahasiswa baru UT, termasuk yang berdomisili di Kabupaten Manggarai Timur. […]

  • Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

    Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Irenius Putra
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MANGGARI TIMUR, KOMPASFLORES .COM — Upaya penguatan kapasitas petani terus dilakukan perusahaan agribisnis Maxi Agri melalui pendampingan teknis langsung di lapangan. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pendampingan penyemprotan Superfos, yang dilakukan oleh perwakilan Maxi Agri, Masten Roman, di lahan pertanian Desa Nanga Labang, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (02/12/2025) […]

  • Korban Terus Berjatuhan, Aktivis GMNI Desak Pemda Tetapkan KLB Rabies di Manggarai Timur

    Korban Terus Berjatuhan, Aktivis GMNI Desak Pemda Tetapkan KLB Rabies di Manggarai Timur

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Kasus rabies di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian mengkhawatirkan. Korban terus berjatuhan, namun hingga kini Pemerintah Daerah dinilai belum mengambil langkah konkret dan terukur yang pasti untuk menanggulangi wabah tersebut. Desakan GMNI: Tetapkan Status KLB Rabies. Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) NTT, Alvino Latu, menilai pemerintah daerah […]

  • Irigasi Wae Necak,Desa Compang Necak,Kecamatan Lamba Leda,Kabupaten Manggarai Timur,NTT (Sumber Foto : KompasFlores.Com)

    Gubernur NTT Buka Suara Terkait Pekerjaan Irigasi Wae Necak Yang Di Duga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi.

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.Com-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),Emanuel Melkiades Laka Lena merespon terkait pekerjaan irigasi Wae Necak yang diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan petunjuk tekniks. “Saya mesti minta dinas terkait dan biro hukum cek”, jelas Gubernur NTT kepada media Kompasflores.Com Sabtu,(28/06/2025). Dikatakannya,persoalan ini saya cek di Pemerintah Daerah tingkat II Matim. “Nanti saya cek,karena ini kewenangan ada […]

expand_less