Diduga Mabuk, Oknum TNI Datangi Rumah Kades Rado dengan Sikap Tak Sopan
- account_circle Dion Damba
- calendar_month Sen, 17 Nov 2025
- visibility 571
- comment 0 komentar

Diduga Mabuk, Oknum TNI berinisial S Datangi Rumah Kades Rado dengan Sikap Tak Sopan (Foto: Illustrasi)
Manggarai,Kompasflores.com– Seorang oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam program TMMD di Desa Rado, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, diduga mengamuk dan bersikap tidak sopan di depan rumah Kepala Desa (Kades) Rado, Bernardus Ncuang. Oknum TNI tersebut berinisial S, yang merupakan salah satu personel yang bekerja dalam lanjutan proyek TMMD di desa tersebut, Senin (17/11/2025).
Kronologi Kejadian
Kades Bernardus membenarkan bahwa dirinya terlibat adu mulut dengan oknum anggota TNI tersebut
“Benar. Ada satu anggota datang ke rumah dari lokasi kerja, datang dengan etika yang tidak sopan,” ujar Bernardus.
Bernardus mengaku tidak mengetahui persoalan yang memicu S datang ke rumahnya. Menurutnya, oknum TNI itu tidak masuk ke rumah dan hanya menyuruh orang di sekitar rumah untuk memanggilnya keluar.
“Saya suruh masuk rumah, tetap tidak mau. Sebagai orang tua, saya tetap keluar. Begitu saya duduk, sambil ajak dia masuk, dia malah bertanya: ‘siapa nama kau?’,” ungkapnya.
Situasi memanas hingga terjadi adu mulut di depan rumah, disaksikan warga sekitar.
Diduga Mabuk
Kades Bernardus juga mencium aroma alkohol dari oknum anggota tersebut.
“Saya cium aroma miras. Masyarakat juga lihat dia putar motor tidak sopan di depan banyak orang. Masyarakat marah semua,” jelasnya.
Perselisihan memuncak ketika oknum TNI itu menyinggung soal kehadiran Kades di lokasi kerja TMMD. Bernardus menegaskan bahwa oknum tersebut tidak punya kewenangan mengatur dirinya.
Ketika Kades mengancam akan menghubungi Dandim untuk melaporkan tindakan tersebut, oknum TNI itu diduga balik menantang.
Respons Cepat Kodim 1612 Manggarai
Tak lama setelah kejadian, sejumlah anggota Kodim 1612 Manggarai mendatangi rumah Kades Bernardus. Mereka datang atas perintah Dandim 1612 Manggarai untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Terpantau, sekitar tujuh anggota TNI hadir, termasuk Bhabinsa Desa Rado, Arif.
Dalam pertemuan itu, Kades Bernardus menyampaikan kekecewaannya dan berharap Dandim memberi teguran keras agar kejadian serupa tidak terulang.
Menunggu Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, media belum memperoleh konfirmasi langsung dari Dandim 1612 Manggarai maupun oknum TNI berinisial S. Klarifikasi lebih lanjut masih diperlukan agar informasi dapat disajikan secara utuh dan berimbang.
- Penulis: Dion Damba
- Editor: Arjuna Putra


Saat ini belum ada komentar