Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

Maxi Agri Tingkatkan Pendampingan Teknis, Petani Manggarai Timur Dapat Edukasi Penggunaan Superfos

  • account_circle Irenius Putra
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

MANGGARI TIMUR, KOMPASFLORES .COM — Upaya penguatan kapasitas petani terus dilakukan perusahaan agribisnis Maxi Agri melalui pendampingan teknis langsung di lapangan. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pendampingan penyemprotan Superfos, yang dilakukan oleh perwakilan Maxi Agri, Masten Roman, di lahan pertanian Desa Nanga Labang, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (02/12/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan Maxi Agri yang menyasar petani di berbagai daerah, untuk memastikan penggunaan produk pertanian dilakukan secara tepat, aman, dan efektif.

Masten Roman menjelaskan bahwa pendampingan teknis bukan sekadar sosialisasi produk, tetapi menyertakan pengawasan penggunaan, pemahaman dosis, serta edukasi metode aplikasi obat-obatan pertanian. Salah satu fokusnya adalah penggunaan Superfos Insektisida untuk mengendalikan hama putih yang kerap menyerang tanaman padi.

“Pendampingan kami dilakukan dari awal, terutama terkait cara penggunaan obat-obatan seperti Superfos. Tujuannya agar petani tidak hanya memakai produk, tetapi memakainya dengan tepat sasaran,” ujar Masten.

Respons positif datang dari para petani, termasuk petani muda Manggarai Timur, Andri Saje, yang menilai pendampingan rutin sangat dibutuhkan agar para petani tidak salah dalam menentukan takaran atau waktu penyemprotan.

“Kami butuh penyuluhan rutin, jangan sampai salah dosis. Selama ini kami menggunakan Superfos Insektisida untuk pengendalian hama putih, dan pendampingan seperti ini sangat membantu,” ungkapnya.

Masten Roman juga menjelaskan produk Maxxi Agri jenis obat “Superfos” merujuk pada jenis produk pertanian insektisida. Insektisida Superfos mengandung bahan aktif kloropirifos dan sipermetrin untuk mencegah dan mengatasi hama ulat gerayap pada tanaman.

Program pendampingan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petani dalam penggunaan produk pertanian secara tepat, sehingga hasil produksi meningkat dan risiko kerusakan tanaman akibat kesalahan aplikasi dapat diminimalisir.

Dengan langkah ini, Maxi Agri mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas petani Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui penggunaan teknologi dan obat-obatan pertanian yang lebih tepat guna.

  • Penulis: Irenius Putra
  • Editor: Dion Damba

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jalan Lapen di Desa Nanga Labang,Warga Sambut Antusias

    Pembangunan Jalan Lapen di Desa Nanga Labang,Warga Sambut Antusias

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM – Kepala Desa Nanga Labang,Simplisius Adi Wagut mendapat apresiasi dari masyarakat terkait suksesnya pembangunan jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) yang di anggarkan pada tahun 2025 ini. Salah seorang warga,NM (34) menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Nanga Labang yang sudah membangun jalan Lapen di desa. “Saya mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya […]

  • Tambang Tanpa Izin di Watu Mori: Dugaan Kejahatan Lingkungan di Balik Proyek Jalan Pemerintah

    Tambang Tanpa Izin di Watu Mori: Dugaan Kejahatan Lingkungan di Balik Proyek Jalan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.Com – Bekas pengoperasian Alat berat mengeruk bebatuan dari Sungai Wae Laku. Itu terjadi di akhir tahun 2024. Tersembunyi praktik tambang yang diduga ilegal, berlangsung nyaris tanpa pengawasan selama bertahun-tahun. PT Menara Armada Pratama (MAP), sebuah perusahaan kontraktor besar yang mengoperasikan aktivitas galian C di Desa Watu Mori, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, disebut-sebut […]

  • Aktivis GMNI NTT, Alvino Latu, Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Wae Necak: “Petani Adalah Kaum Marhaen yang Dirugikan”

    Aktivis GMNI NTT, Alvino Latu, Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Wae Necak: “Petani Adalah Kaum Marhaen yang Dirugikan”

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 412
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM–Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur, Alvino Latu, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan jaringan irigasi Wae Necak di Desa Compang Necak, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Proyek dengan nilai kontrak Rp 1,732 miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024 itu […]

  • kepala Desa Golo Loni Mendapat Apresiasi Dari Masayarakat Terkait Suksenya Program Pembangunan Desa.

    kepala Desa Golo Loni Mendapat Apresiasi Dari Masayarakat Terkait Suksenya Program Pembangunan Desa.

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.com-Kepala Desa Golo Loni,Yohanes B.Okalun mendapat apresiasi dari masyarakat terkait suksesnya pembangunan air minum dan jalan rabat yang di anggarkan pada tahun 2025 ini. Salah seorang warga berinisial SG (34),menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Golo Loni yang sudah membangun jalan rabat dan air minum di desa. “Saya mengucapkan apresiasi dan terimakasih […]

  • Pulau Flores

    Mengapa Manusia Harus Menolak Proyek Gheotermal Di Pulau Flores

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KOMPAS Flores.COM – Beberapa tahun terakhir ini, selain didaruratkan oleh masalah kemiskinan, stunting, perdagangan manusia, bunuh diri, kekerasan seksual, korupsi, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, masyarakat di Flores, NTT juga harus menghadapi bencana alam seperti letusan gunung berapi di sejumlah titik, longsor, banjir, abrasi, gagal panen dan kekeringan. Belum selesai masalah pengalihfungsian hutan lindung […]

  • Keluarga Besar Haji Mansur Anwar Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Yang Ke-80.

    Keluarga Besar Haji Mansur Anwar Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Yang Ke-80.

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Manggarai,Kompasflores.com-Momen 17 Agustus 2025 menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, mengingat perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan para pahlawan bangsa. Mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan dan kebebasan anak cucunya dari penjajahan. Perayaan hari ulang tahun RI ini dilakukan seluruh masyarakat di Nusantara dengan berbagai cara. Berbagai macam acara juga digelar di berbagai […]

expand_less