Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Serangan terhadap Profesi Jurnalis, AJO Matim dan KompasFlores Siap Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan Tony Cundawan di Facebook

Serangan terhadap Profesi Jurnalis, AJO Matim dan KompasFlores Siap Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan Tony Cundawan di Facebook

  • account_circle Tim Media kompasflores.com
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025
  • visibility 1.041
  • comment 0 komentar

Manggarai Timur, kompasflores.com — Profesi jurnalistik kembali menjadi sasaran ujaran merendahkan di ruang publik media sosial. Sebuah unggahan akun Facebook bernama Tony Cundawan dinilai telah menyudutkan, melecehkan, dan mengerdilkan martabat wartawan serta lembaga pers.

Dalam unggahan yang diposting di grup Facebook Matim Bebas Berpendapat, Tony Cundawan melontarkan tudingan bahwa media digunakan sebagai alat pemerasan. Ia menulis bahwa media bukan alat informasi, melainkan alat untuk “memeras orang”, disertai pernyataan bernada kasar dan menghina.

postingan Akun Facebook Tony Cundawan

Tidak berhenti di situ, dalam postingan lain yang bernuansa cerita pribadi, akun tersebut bahkan secara terang-terangan menyebut media dengan ungkapan sangat ofensif seperti “media alat babi”, “idealis tetapi di dalamnya babi semua”, hingga “media tai”. Pernyataan tersebut dinilai bukan sekadar kritik, melainkan bentuk penghinaan terbuka terhadap profesi wartawan dan institusi pers.

Serangan verbal itu berlanjut ketika Tony Cundawan mengomentari unggahan Facebook yang membagikan berita KompasFlores.com berjudul “AMPKPI Soroti Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Kisol–Mok–Paan–Leleng–Mukun”. Dalam kolom komentar, ia menuliskan:

Komentar Akun Facebook Tony Cundawan terhadap postingan wartawan Kompasflores.com

“Pergi minta uang saja… atau kalian saja yang kerja, atau bagaimana…Jangan sok pintar sendiri saja di dunia ini.”

Komentar tersebut dinilai secara langsung mendiskreditkan kerja jurnalistik, seolah-olah liputan investigatif dan fungsi kontrol pers disamakan dengan praktik meminta uang atau mencari keuntungan pribadi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Jurnalis Online Manggarai Timur (AJO Matim), Nardi Jaya, menegaskan bahwa pernyataan Tony Cundawan telah melewati batas kritik yang wajar dan masuk dalam kategori pelecehan terhadap profesi jurnalistik.

“Ini bukan kritik substansi terhadap pemberitaan, melainkan serangan terhadap martabat wartawan dan pers sebagai pilar demokrasi. Pernyataan seperti ini berbahaya karena membentuk opini publik bahwa wartawan adalah pemeras, padahal kerja jurnalistik dilindungi undang-undang,” tegas Nardi Jaya.

Ia menegaskan bahwa pers bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta mekanisme yang jelas, termasuk hak jawab dan hak koreksi. Jika ada pihak yang keberatan terhadap isi pemberitaan, jalurnya adalah klarifikasi, bukan penghinaan.

Senada dengan itu, pihak KompasFlores.com menyatakan siap mengambil langkah hukum bersama AJO Matim apabila tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk menarik pernyataan dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Pernyataan yang menyebut media sebagai ‘babi’ dan ‘tai’ bukan hanya mencederai wartawan KompasFlores, tetapi seluruh insan pers. Ini berpotensi melanggar hukum karena menyerang kehormatan profesi dan menghambat kemerdekaan pers,” tegas pernyataan sikap tersebut.

AJO Matim menegaskan, langkah hukum ini bukan untuk membungkam kebebasan berpendapat, melainkan untuk menjaga marwah profesi jurnalistik agar tidak terus-menerus menjadi sasaran intimidasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital.

“Pers wajib dikritik, tetapi profesi tidak boleh dihina. Negara hukum tidak boleh membiarkan serangan terhadap jurnalis dianggap hal biasa,” pungkas Nardi Jaya.

  • Penulis: Tim Media kompasflores.com

Komentar (0)

  • Jones Ricky S

    Saya dari media Metrotv9news, mendukung untuk melaporkan tony gunawan ke pihak hukum. Dan harus usut sampai tuntas.
    Sebab hal tersebut sudah melampaui batas, telah merendahkan Marwah lembaga pers. Saya berharap semua wartawan harus bersatu melawan tindakan penghinaan ini. Terimakasih

    Balas16 Desember 2025 2:53 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Dibawah Umur Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan, Warga Desak Polres Matim Hukum Pelaku Seberat-beratnya

    Anak Dibawah Umur Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan, Warga Desak Polres Matim Hukum Pelaku Seberat-beratnya

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 573
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Warga Desa Compang Tenda, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, digemparkan oleh peristiwa memilukan pada Minggu (26/10/2025). Seorang anak perempuan berusia 14 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh RJ seorang pria beristri disertai ancaman menggunakan senjata tajam jenis parang. Kepada media ini, korban, Y menceritakan kronologi kejadian dengan suara gugup karena trauma […]

  • Kadis Perternakan Kabupaten Manggarai Ingatkan Masyarakat Bahaya Rabies.

    Kadis Perternakan Kabupaten Manggarai Ingatkan Masyarakat Bahaya Rabies.

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Balsy Jegaut
    • visibility 286
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM – Kabupaten Manggarai, Profinsi Nusa Tenggara Timur,kini berada dalam status siaga rabies. Pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan memastikan stok vaksin rabies untuk Hewan Penular Rabies (HPR) masih mencukupi. Hingga bulan Agustus 2025, tersedia sebanyak 20 ribu dosis vaksin yang siap digunakan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit mematikan ini. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten […]

  • Polres Manggarai Timur:  Kami Tegaskan Komitmen  Proses Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa Golo Nimbung

    Polres Manggarai Timur: Kami Tegaskan Komitmen Proses Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa Golo Nimbung

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 532
    • 0Komentar

      MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses hukum atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Golo Nimbung yang melibatkan mantan Kepala Desa Fransiskus Salesman. Kasus dugaan korupsi yang terjadi sejak tahun 2018 hingga 2023 itu kini menjadi sorotan publik. Polres Manggarai Timur memastikan […]

  • Benediktus Samsu Pernah Di Periksa Polres Matim Terkait Dugaan Pengadaan Fiktif Serta Mark Up Harga Alat Dan Fasilitas Kesehatan Di RS Pratama Watu Nggong.

    Benediktus Samsu Pernah Di Periksa Polres Matim Terkait Dugaan Pengadaan Fiktif Serta Mark Up Harga Alat Dan Fasilitas Kesehatan Di RS Pratama Watu Nggong.

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.Com-Tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Manggarai Timur (Matim) telah memeriksa Benediktus Samsu selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Sakit (RS) Pratama Watu Nggong dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dan fasilitas kesehatan (Faskes). PPK,Benediktus Samsu pernah diperiksa sebagai saksi dalam dugaan pengadaan fiktif serta mark-up harga alat dan fasilitas kesehatan di […]

  • Aktivis (LP-KPK) Mendesak APH Segera Periksa Irigasi Wae Necak Yang Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi

    Aktivis (LP-KPK) Mendesak APH Segera Periksa Irigasi Wae Necak Yang Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.Com-Stefanus Woket, aktivis Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), Nusa Tenggara Timur (NTT),mendesak Aparat Penagak Hukum (APH) untuk segera periksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kontraktor pelaksana terkait irigasi Wae Necak yang di duga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan petunjuk teknis. “Saya mendesak agar Polres Manggarai Timur dan Kejaksaan Negeri Manggarai segera memanggil kontraktor […]

  • Lembaga SMAN 5 Poco Ranaka Rayakan Kemerdekaan dengan Harapan Untuk Masa Depan

    Lembaga SMAN 5 Poco Ranaka Rayakan Kemerdekaan dengan Harapan Untuk Masa Depan

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.com – Semangat merah putih kembali membara di seluruh penjuru negeri. Setiap bulan Agustus, bendera kebanggaan bangsa ini tidak hanya berkibar gagah di tiang-tiang, tetapi juga hidup di hati rakyat. Ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam merayakan kemerdekaan, sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan para pahlawan. Tahun […]

expand_less