Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pustu Desa Ruis Rusak Parah, Warga Terpaksa Dirujuk ke Reo: Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Pustu Desa Ruis Rusak Parah, Warga Terpaksa Dirujuk ke Reo: Pemerintah Dinilai Tutup Mata

  • account_circle Dion Damba
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 424
  • comment 0 komentar

MANGGARAI, KOMPASFLORES.COM — Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Ruis, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, kini memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat itu dilaporkan sudah rusak parah dan tidak lagi layak digunakan.

Pantauan di lokasi menunjukkan atap bangunan berlubang dan nyaris roboh, plafon rusak, serta sejumlah bagian bangunan terlihat rapuh. Situasi ini membuat Pustu tersebut tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Warga setempat mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi ini. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak pemerintah.

“Pustu ini sudah tidak memungkinkan untuk dipakai lagi. Banyak pasien dari Kampung Ruis dan Kampung Copu datang ke sini, tapi tidak bisa ditangani. Akhirnya terpaksa dirujuk ke Puskesmas Reo,” ungkap salah satu warga kepada media ini.

Akibat rusaknya Pustu, masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh ke Puskesmas Reo hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Kondisi ini tentu memberatkan warga, terutama lansia, ibu hamil, dan pasien dengan kondisi darurat.

Ironisnya, Pustu yang seharusnya menjadi solusi pelayanan kesehatan di tingkat desa justru dibiarkan terbengkalai. Warga menilai tidak adanya perbaikan selama ini mencerminkan minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.

“Untuk sekarang Pustu ini tidak bisa digunakan sama sekali. Harapan kami, pemerintah segera turun tangan melakukan renovasi atau perbaikan. Jangan tunggu sampai ada korban,” tegas warga.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius terkait komitmen pemerintah daerah Kabupaten Manggarai dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak. Apalagi, anggaran kesehatan setiap tahun terus dikucurkan, namun fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sebaliknya.

Warga Desa Ruis berharap pemerintah tidak lagi menutup mata dan telinga. Mereka menuntut langkah konkret, bukan sekadar janji, agar Pustu Desa Ruis dapat segera direnovasi dan kembali difungsikan demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

  • Penulis: Dion Damba
  • Editor: Arjuna Putra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan terhadap Profesi Jurnalis, AJO Matim dan KompasFlores Siap Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan Tony Cundawan di Facebook

    Serangan terhadap Profesi Jurnalis, AJO Matim dan KompasFlores Siap Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan Tony Cundawan di Facebook

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tim Media kompasflores.com
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Manggarai Timur, kompasflores.com — Profesi jurnalistik kembali menjadi sasaran ujaran merendahkan di ruang publik media sosial. Sebuah unggahan akun Facebook bernama Tony Cundawan dinilai telah menyudutkan, melecehkan, dan mengerdilkan martabat wartawan serta lembaga pers. Dalam unggahan yang diposting di grup Facebook Matim Bebas Berpendapat, Tony Cundawan melontarkan tudingan bahwa media digunakan sebagai alat pemerasan. Ia […]

  • Proyek Rabat Beton dan Jalan Tani di Desa Poco Ri’i Diduga Menyimpang, Warga Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

    Proyek Rabat Beton dan Jalan Tani di Desa Poco Ri’i Diduga Menyimpang, Warga Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM — Pelaksanaan proyek rabat beton dan pembukaan jalan tani di Desa Poco Ri’i, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025, kembali menuai kritik dari warga. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan dugaan kuat bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai ketentuan teknis maupun Rencana Anggaran […]

  • Anak Dibawah Umur Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan, Warga Desak Polres Matim Hukum Pelaku Seberat-beratnya

    Anak Dibawah Umur Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan, Warga Desak Polres Matim Hukum Pelaku Seberat-beratnya

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 573
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Warga Desa Compang Tenda, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, digemparkan oleh peristiwa memilukan pada Minggu (26/10/2025). Seorang anak perempuan berusia 14 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh RJ seorang pria beristri disertai ancaman menggunakan senjata tajam jenis parang. Kepada media ini, korban, Y menceritakan kronologi kejadian dengan suara gugup karena trauma […]

  • Golo Loni Menjadi Salah Satu Tempat Pariwisata Yang Sangat Di Minati Bagi Para Pengunjung.

    Golo Loni Menjadi Salah Satu Tempat Pariwisata Yang Sangat Di Minati Bagi Para Pengunjung.

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.com-Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur,NTT kini menjadi salah satu tempat pariwisata baru bagi wisatawan Lokal maupun mancanegara. Lokasi pariwisata ini terletak di jalur strategis Trans Flores, desa ini menawarkan berbagai destinasi wisata menarik yang membuatnya semakin diminati para pengunjung. Selain Labuan Bajo yang lebih dulu dikenal sebagai destinasi super premium,kini […]

  • Dukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo, Perbaikan Jalan Pelabuhan Wae Kelambu Hampir Rampung

    Dukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo, Perbaikan Jalan Pelabuhan Wae Kelambu Hampir Rampung

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 259
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, KOMPASFLORES.COM – Perbaikan Alinyemen pada jalan akses menuju pelabuhan multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditargetkan tuntas Desember 2025. Saat ini pekerjaannya sudah mencapai mencapai 98,847 persen. Perbaikan jalan akses menuju pelabuhan itu diharapkan dapat mendukung Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP). Pejabat Pembuat […]

  • Minimnya Transparansi Proyek Sumur Bor di Manggarai Timur, Publik Desak APH Turun Tangan

    Minimnya Transparansi Proyek Sumur Bor di Manggarai Timur, Publik Desak APH Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 482
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Proyek pembangunan sumur bor di wilayah Mbondei, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur kini menjadi sorotan publik. Pasalnya proyek yang disebut-sebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu berjalan tanpa papan informasi sejak awal pengerjaan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat sekitar dan […]

expand_less