Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DAERAH

Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

×

Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Galian C Ilegal Di Kali Wae Bobo.
Example 468x60

MANGGARAI TIMUR, Kompasflores.com — Aktivitas tambang galian C yang diduga ilegal dan dikelola oleh CV Langga Putra di hulu Kali Wae Bobo, Borong, kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Setelah sempat dihentikan oleh aparat kepolisian karena desakan warga, kini aktivitas tersebut kembali berlangsung, bahkan dengan intensitas lebih tinggi.

Example 300x600

Sejumlah warga mengaku kecewa dan khawatir, karena dampak dari kegiatan tambang itu mulai terasa nyata—khususnya pada kualitas air sungai yang menjadi sumber utama kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sudah beberapa hari ini air sungai keruh, berminyak, dan kadang bau tidak enak. Padahal sebelumnya airnya jernih. Anak-anak kami biasa mandi dan main di sungai, sekarang kami takut akan dampaknya pada kesehatan,” ujar Dedi, warga yang sering mengambil air kali untuk kebutuhan sehari-hari.

Keluhan serupa datang dari kalangan petani. Salah satu di antaranya, Siti, menyebutkan bahwa air yang tercemar telah mengganggu irigasi lahan pertanian mereka.

“Padi kami bisa gagal panen kalau air terus kotor begini. Kami coba pakai air sumur, tapi itu juga tidak cukup. Pemerintah harus segera bertindak,” keluhnya.

Diduga Tak Miliki Izin Resmi

Berdasarkan hasil penelusuran media, tambang yang dikelola CV Langga Putra ini diduga tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) maupun dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang sah. Meski demikian, alat berat tampak bebas beroperasi mengeruk material batu di sepanjang aliran sungai.

Pantauan Kompasflores.com menemukan adanya lokasi pengumpulan material seperti batu pecah dan abu batu, yang disinyalir untuk kebutuhan proyek pembangunan di wilayah sekitar.

“Ini batu buat proyek-proyek, Pak. Sudah jalan dari tahun lalu,” kata seorang pekerja di lokasi yang enggan disebut namanya.

Dulu Ditutup, Kini Beroperasi Lagi

Sebelumnya, tambang ini sempat ditutup oleh mantan Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, setelah adanya desakan dari warga yang khawatir akan risiko longsor dan kerusakan lingkungan karena lokasi tambang yang berada dekat pemukiman warga dan berada di kawasan rawan.

Namun, hanya berselang beberapa minggu sejak Suryanto dimutasi dari Matim, aktivitas tambang kembali dibuka. Warga pun mulai bertanya-tanya soal kemungkinan adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan aparat dalam melindungi aktivitas ilegal tersebut.

“Kami mendesak Polres Matim yang sekarang untuk bersikap tegas. Jangan pilih kasih. Kalau dulu bisa ditutup karena tidak berizin, kenapa sekarang dibiarkan?” ujar tokoh masyarakat setempat.

Media ini telah mencoba menghubungi Direktur CV Langga Putra melalui pesan WhatsApp untuk mengonfirmasi legalitas dan tanggapan atas keluhan warga. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi dari pihak perusahaan.

Desakan Penutupan dan Penindakan

Warga berharap Polres Manggarai Timur di bawah pimpinan yang baru tidak tinggal diam. Jika tidak ada tindakan hukum yang tegas, masyarakat khawatir bahwa kerusakan lingkungan akan terus meluas dan kepercayaan publik terhadap aparat hukum akan terkikis.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum ini hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kalau ilegal, ya harus ditindak. Siapapun yang di belakangnya,” tegas salah satu aktivis lingkungan yang ikut memantau aktivitas tambang tersebut.

Saat ini, masyarakat di sekitar Kali Wae Bobo tengah mempertimbangkan untuk melakukan aksi protes atau mengajukan petisi kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Manggarai Timur sebagai bentuk perlawanan atas aktivitas tambang yang merugikan mereka.

 

penulis : Dion Damba

Redaksi Kompas Flores
Author: Redaksi Kompas Flores

Dari Flores Untuk Indonesia

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *