Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 291
  • comment 0 komentar

MANGGARAI TIMUR, Kompasflores.com — Aktivitas tambang galian C yang diduga ilegal dan dikelola oleh CV Langga Putra di hulu Kali Wae Bobo, Borong, kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Setelah sempat dihentikan oleh aparat kepolisian karena desakan warga, kini aktivitas tersebut kembali berlangsung, bahkan dengan intensitas lebih tinggi.

Sejumlah warga mengaku kecewa dan khawatir, karena dampak dari kegiatan tambang itu mulai terasa nyata—khususnya pada kualitas air sungai yang menjadi sumber utama kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sudah beberapa hari ini air sungai keruh, berminyak, dan kadang bau tidak enak. Padahal sebelumnya airnya jernih. Anak-anak kami biasa mandi dan main di sungai, sekarang kami takut akan dampaknya pada kesehatan,” ujar Dedi, warga yang sering mengambil air kali untuk kebutuhan sehari-hari.

Keluhan serupa datang dari kalangan petani. Salah satu di antaranya, Siti, menyebutkan bahwa air yang tercemar telah mengganggu irigasi lahan pertanian mereka.

“Padi kami bisa gagal panen kalau air terus kotor begini. Kami coba pakai air sumur, tapi itu juga tidak cukup. Pemerintah harus segera bertindak,” keluhnya.

Diduga Tak Miliki Izin Resmi

Berdasarkan hasil penelusuran media, tambang yang dikelola CV Langga Putra ini diduga tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) maupun dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang sah. Meski demikian, alat berat tampak bebas beroperasi mengeruk material batu di sepanjang aliran sungai.

Pantauan Kompasflores.com menemukan adanya lokasi pengumpulan material seperti batu pecah dan abu batu, yang disinyalir untuk kebutuhan proyek pembangunan di wilayah sekitar.

“Ini batu buat proyek-proyek, Pak. Sudah jalan dari tahun lalu,” kata seorang pekerja di lokasi yang enggan disebut namanya.

Dulu Ditutup, Kini Beroperasi Lagi

Sebelumnya, tambang ini sempat ditutup oleh mantan Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, setelah adanya desakan dari warga yang khawatir akan risiko longsor dan kerusakan lingkungan karena lokasi tambang yang berada dekat pemukiman warga dan berada di kawasan rawan.

Namun, hanya berselang beberapa minggu sejak Suryanto dimutasi dari Matim, aktivitas tambang kembali dibuka. Warga pun mulai bertanya-tanya soal kemungkinan adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan aparat dalam melindungi aktivitas ilegal tersebut.

“Kami mendesak Polres Matim yang sekarang untuk bersikap tegas. Jangan pilih kasih. Kalau dulu bisa ditutup karena tidak berizin, kenapa sekarang dibiarkan?” ujar tokoh masyarakat setempat.

Media ini telah mencoba menghubungi Direktur CV Langga Putra melalui pesan WhatsApp untuk mengonfirmasi legalitas dan tanggapan atas keluhan warga. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi dari pihak perusahaan.

Desakan Penutupan dan Penindakan

Warga berharap Polres Manggarai Timur di bawah pimpinan yang baru tidak tinggal diam. Jika tidak ada tindakan hukum yang tegas, masyarakat khawatir bahwa kerusakan lingkungan akan terus meluas dan kepercayaan publik terhadap aparat hukum akan terkikis.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum ini hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kalau ilegal, ya harus ditindak. Siapapun yang di belakangnya,” tegas salah satu aktivis lingkungan yang ikut memantau aktivitas tambang tersebut.

Saat ini, masyarakat di sekitar Kali Wae Bobo tengah mempertimbangkan untuk melakukan aksi protes atau mengajukan petisi kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Manggarai Timur sebagai bentuk perlawanan atas aktivitas tambang yang merugikan mereka.

 

penulis : Dion Damba

Penulis

Dari Flores Untuk Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jalan Lapen di Desa Nanga Labang,Warga Sambut Antusias

    Pembangunan Jalan Lapen di Desa Nanga Labang,Warga Sambut Antusias

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 271
    • 0Komentar

    BORONG, KOMPASFLORES.COM – Kepala Desa Nanga Labang,Simplisius Adi Wagut mendapat apresiasi dari masyarakat terkait suksesnya pembangunan jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) yang di anggarkan pada tahun 2025 ini. Salah seorang warga,NM (34) menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Nanga Labang yang sudah membangun jalan Lapen di desa. “Saya mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya […]

  • Lembaga SMAN 5 Poco Ranaka Rayakan Kemerdekaan dengan Harapan Untuk Masa Depan

    Lembaga SMAN 5 Poco Ranaka Rayakan Kemerdekaan dengan Harapan Untuk Masa Depan

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.com – Semangat merah putih kembali membara di seluruh penjuru negeri. Setiap bulan Agustus, bendera kebanggaan bangsa ini tidak hanya berkibar gagah di tiang-tiang, tetapi juga hidup di hati rakyat. Ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam merayakan kemerdekaan, sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan para pahlawan. Tahun […]

  • Kejari Mabar Di Minta Untuk Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Anggota DPRD Mabar.

    Kejari Mabar Di Minta Untuk Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Anggota DPRD Mabar.

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Labuan Bajo,Kompasflores.Com-Kejaksaan Negeri Manggarai Barat diminta mengusut tuntas penyalahgunaan anggaran Negara yang menyeret sejumlah nama anggota DPRD periode tahun 2019-2024 di Kabupaten Manggarai Barat,NTT yang merugikan negara Rp.256 juta. BPK menemukan sejumlah perjalanan dinas dan mark up harga hotel hingga biaya rumah tangga anggota DPRD Mabar yang di duga fiktif. Salah seorang warga Labuan Bajo […]

  • Kades Benteng Kuwu Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa: “Informasi Itu Tidak Benar dan Merugikan”

    Kades Benteng Kuwu Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa: “Informasi Itu Tidak Benar dan Merugikan”

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Tim Media
    • visibility 357
    • 0Komentar

    MANGGARAI, KOMPASFLORES.COM – Kepala Desa Benteng Kuwu, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Walterius Handur, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media online tertanggal 8 November 2025 yang menyebut adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa di wilayah yang dipimpinnya. Klarifikasi tersebut disampaikan Walterius pada Senin (10/11/2025) di hadapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai […]

  • Diduga Salahgunakan Dana Desa Rp400 Juta, Kades Satar Punda Barat: “Kalau Terbukti Salah, Saya Siap Masuk Penjara!”

    Diduga Salahgunakan Dana Desa Rp400 Juta, Kades Satar Punda Barat: “Kalau Terbukti Salah, Saya Siap Masuk Penjara!”

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 679
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Pembangunan Gedung Kantor Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, kembali menuai kritik tajam. Proyek senilai Rp400 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2021–2022 itu, dinilai tidak sesuai dengan ketentuan prioritas penggunaan Dana Desa sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah. LSM Nilai Tak Sesuai Aturan Ketua Lembaga […]

  • Halusinasi Fest

    Besok, Konser Mini di Natas Labar Motang Rua Ruteng Bertajuk Halusinasi Fest

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    RUTENG, KOMPASFLORES.COM – Halusinasi Production House (HPH) akan menggelar mini concert bertajuk Halusinasi Fest di pelataran Natas Labar Motang Rua Ruteng pada Sabtu, 18 Oktober 2025, mulai pukul 16.oo WITA hingga selesai. Rumah produksi yang bergerak di bidang advertising dan multimedia ini menggandeng beberapa musisi kenamaan serta band yang malang melintang di beberapa event populer di […]

expand_less