Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

 


Borong,Kompasflores.com-Camat Kota Komba Utara,Nikolaus T.Saka menyampaikan permohonan maaf terkait surat yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Komba Utara sehubungan dengan upaya pencegahan penularan rabies dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Kota Komba Utara.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya, sedikitpun tidak ada niat atau tujuan saya untuk meremehkan atau mendiskriminasi surat edaran tersebut.Saya mohon maaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut,” ujar Nikolaus T.Saka dalam keterangan tertulisnya, Senin,(28/07/2025).

Nikolaus mengakui bahwa kesalahannya menjadi pelajaran penting ke depannya dalam hal memberikan informasi kepada masyarakat.

“Untuk itu saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan masukan. Tentunya hal ini akan menjadi pelajaran penting bagi saya sebagai Camat yang ingin memberikan informasi untuk masyarakat, agar tetap mengikuti kaidah aturan dalam sistem birokrasi,” ucap dia.

Nikolaus menuturkan,surat yang ditujukan kepada masyarakat itu bersifat pemberitahuan dukungan kepada program pencegahan penularan rabies yang diinisiasi kecamatan.

“Maksud saya ingin berbuat baik dan bergerak cepat untuk membantu mencegah penularan rabies di wilayah Kota Komba Utara, melalui dukungan secara langsung oleh tim lapangan yang berada di bawah kepemimpinan saya,” ucap dia.

Nikaolaus berjanji akan terus bergerak membantu dalam menangani pencegahan penularan rabies.Selain itu juga ia berharap agar bisa bekerjasama dan bergotong royong dengan seluruh lapisan masyarakat, baik Pemerintah, swasta, lembaga dan organisasi masyarakat lainnya untuk menanggulangi penularan rabies dengan cepat.

“Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul. Apapun yang terjadi, saya tetap membantu masyarakat dalam kapasitas dan keterbatasan saya,” katanya.

Untuk diketahui, surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Komba Utara ,Kabupaten Manggarai Timur tertanggal 4 Agustus 2025.

Adapun isi surat itu meminta masyarakat yang memiliki hewan anjing dihimbaukan untuk di kandanagakan atau di ikat dan eliminasi hewan penularan rabies akan dilaksanakan mulai tanggal 4 Agustus 2025.

Penulis : Dion Damba

Penulis

Dari Flores Untuk Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses Tender Dan Perubahan Sumber Anggaran Jalan Raong-Woko Ledu –Wirung Sudah Sesuai Prosedur Yang Di Tetapkan.

    Proses Tender Dan Perubahan Sumber Anggaran Jalan Raong-Woko Ledu –Wirung Sudah Sesuai Prosedur Yang Di Tetapkan.

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Borong,Kompasflores.Com-Tudingan yang mengarah adanya permainan yang menyalahi aturan terkait proyek pengerjaan  jalan Raong-Woko Ledu-Wirung,Kecamatan Elar Selatan,Kabupaten Manggarai Timur,NTT pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ditanggapi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),Ardizh Djawa. Disinyalir,dugaan adanya konspirasi antara Kelompok Kerja (Pokja), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur, dengan […]

  • Jalan Akses Peti Kemas Wae Kelambu Hampir Tuntas,Pelaku Pariwisata Memberi Apresiasi.

    Jalan Akses Peti Kemas Wae Kelambu Hampir Tuntas,Pelaku Pariwisata Memberi Apresiasi.

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Kompasflores.com.– Pekerjaan jalan akses menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini hampir rampung. Hingga minggu ke-44 pelaksanaan, yakni periode 5–11 September 2025, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 98,387 persen dan ditargetkan tuntas pada Desember 2025. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Diana A. Takaep mengatakan […]

  • Minimnya Transparansi Proyek Sumur Bor di Manggarai Timur, Publik Desak APH Turun Tangan

    Minimnya Transparansi Proyek Sumur Bor di Manggarai Timur, Publik Desak APH Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 570
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Proyek pembangunan sumur bor di wilayah Mbondei, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur kini menjadi sorotan publik. Pasalnya proyek yang disebut-sebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu berjalan tanpa papan informasi sejak awal pengerjaan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat sekitar dan […]

  • AKM Menduga Skandal Proyek Pulau Padar Sarat Dengan Konflik Kepentingan

    AKM Menduga Skandal Proyek Pulau Padar Sarat Dengan Konflik Kepentingan

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 435
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, KOMPASFLORES – Polemik pembangunan komersial berskala raksasa di Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, kian menuai gelombang penolakan. Aliansi Komodo Memanggil (AKM) menuding proyek yang digarap PT.KWE merupakan bentuk nyata praktik monopoli bisnis, ketidakadilan agraria, dan kebijakan yang berpihak pada segelintir elit ekonomi. Rencana pembangunan itu bukan proyek kecil. Dokumen yang beredar menunjukkan […]

  • Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

    Galian C Ilegal Milik CV Langga Putra Kembali Beraktivitas di Hulu Kali Wae Bobo, Polres Matim Diminta Jangan Pilih Kasih

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, Kompasflores.com — Aktivitas tambang galian C yang diduga ilegal dan dikelola oleh CV Langga Putra di hulu Kali Wae Bobo, Borong, kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Setelah sempat dihentikan oleh aparat kepolisian karena desakan warga, kini aktivitas tersebut kembali berlangsung, bahkan dengan intensitas lebih tinggi. Sejumlah warga mengaku kecewa dan khawatir, karena […]

  • Pemdes Watu Lanur Dorong Program Inisiatif Satu Juta Porang dari Kebun Desa

    Pemdes Watu Lanur Dorong Program Inisiatif Satu Juta Porang dari Kebun Desa

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 247
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Pemerintah Desa Watu Lanur, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menggalakkan program budidaya porang sebagai bagian dari inisiatif penguatan ekonomi desa. Melalui program bertajuk 1 Juta Porang, Pemdes memanfaatkan lahan kebun desa seluas 20 are sebagai lokasi percontohan. Kepala Desa Watu Lanur, Fransiskus […]

expand_less