Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kapolres Suryanto Pindah Tugas, Galian C Ilegal Milik Langga Putra Kembali Dibuka; Benarkah Ada Permainan APH?

Kapolres Suryanto Pindah Tugas, Galian C Ilegal Milik Langga Putra Kembali Dibuka; Benarkah Ada Permainan APH?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

MANGGARAI TIMUR ,Kompasflores.com-Setelah sempat ditutup karena dinilai ilegal dan meresahkan warga, aktivitas tambang galian C milik CV Langga Putra di hulu Kali Wae Bobo, Kecamatan Borong, kini kembali dibuka.

Ironisnya, pembukaan tambang tersebut terjadi tak lama setelah Kapolres Manggarai Timur sebelumnya, AKBP Suryanto, resmi berpindah tugas.

Warga pun mulai mempertanyakan: apakah ada permainan aktor penegak hukum (APH) di balik dibukanya kembali aktivitas yang jelas-jelas pernah ditutup karena tidak memiliki izin dan membahayakan lingkungan?

“Sewaktu Pak Suryanto masih menjabat, tambang ini ditutup karena tidak ada izin dan banyak merusak. Tapi sekarang, baru saja beliau pindah, alat berat sudah masuk lagi, bahkan lebih banyak dari sebelumnya,” ujar YD, warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Sungai Tercemar, Tanaman Rusak

Dampak dari aktivitas tambang itu sudah mulai dirasakan. Sungai Wae Bobo, yang selama ini menjadi sumber air utama bagi warga, kini berubah warna, berminyak dan menimbulkan bau menyengat. Beberapa petani mengeluhkan penurunan hasil pertanian akibat air yang tercemar.

“Kami tidak bisa lagi pakai air sungai untuk sawah. Tanaman jadi kuning dan layu. Kami takut gagal panen,” keluh Siti, seorang petani.

Diduga Tak Kantongi Izin, Tapi Dibiarkan

Hasil investigasi Media ini mengindikasikan bahwa CV Langga Putra tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) maupun dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Namun, aktivitas di lapangan tampak berlangsung bebas dan terang-terangan, lengkap dengan alat berat dan lokasi pemrosesan material batu seperti batu pecah dan abu batu.

“Sudah lama jalan, Pak. Ini batu-batunya nanti untuk proyek-proyek bangunan,” kata seorang pekerja yang ditemui di lokasi.

Sebelumnya, Kapolres Matim AKBP Suryanto secara tegas menutup aktivitas tambang tersebut karena dinilai membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar. Namun pasca kepindahannya, semua kembali berjalan seperti semula, bahkan lebih luas dan massif.

Kecurigaan Menguat: Ada yang Lindungi?

Muncul kecurigaan dari masyarakat bahwa ada perlindungan dari oknum aparat atau pejabat tertentu, yang memungkinkan CV Langga Putra kembali beroperasi meski belum mengantongi izin resmi. Masyarakat pun menuntut ketegasan Kapolres Matim yang baru untuk tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum hanya tegas kepada rakyat kecil, tapi diam terhadap pengusaha besar. Kalau memang ilegal, kenapa dibiarkan? Siapa yang bermain di belakang?” tanya seorang tokoh masyarakat yang ikut memantau perkembangan kasus ini.

Media ini sudah mengirimkan pesan konfirmasi kepada Direktur CV Langga Putra, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.

Desakan Masyarakat: Tutup Kembali Tambang!

Masyarakat Borong dan sekitarnya kini mulai menyusun petisi dan rencana aksi untuk mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menutup kembali tambang tersebut. Mereka berharap, polisi tidak tunduk pada tekanan atau kepentingan bisnis, tetapi berdiri di pihak masyarakat dan lingkungan.

“Kami hanya ingin hidup tenang, punya air bersih, dan lahan subur. Kalau semua rusak karena tambang, lalu kami harus hidup dari apa?” tutup Dedi dengan nada penuh kecewa.

 

penulis : Dion Damba

Penulis

Dari Flores Untuk Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPTD Puskesmas Mano Melaksanakan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Jenjang Purwa,Madya Dan Utama.

    UPTD Puskesmas Mano Melaksanakan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Jenjang Purwa,Madya Dan Utama.

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Manggarai Timur,Kompasflores.com-Dalam upaya peningkatan kapasitas kader Posyandu,UPTD Puskesmas Mano melaksanakan kegiatan Assessment 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu jenjang Purwa, Madya, dan Utama yang dilaksanakan di Puskemas Mano,Kamis (07/08/2025). Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Mano,Paskalis Stanislaus Jangkar dalam sambutannya menyatakan, pentingnya kompetensi kader dalam menyukseskan kegiatan Posyandu,terlebih khusus kegiatan Posyandu dalam konteks Integrasi […]

  • Kejari Mabar Di Minta Untuk Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Anggota DPRD Mabar.

    Kejari Mabar Di Minta Untuk Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Anggota DPRD Mabar.

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Labuan Bajo,Kompasflores.Com-Kejaksaan Negeri Manggarai Barat diminta mengusut tuntas penyalahgunaan anggaran Negara yang menyeret sejumlah nama anggota DPRD periode tahun 2019-2024 di Kabupaten Manggarai Barat,NTT yang merugikan negara Rp.256 juta. BPK menemukan sejumlah perjalanan dinas dan mark up harga hotel hingga biaya rumah tangga anggota DPRD Mabar yang di duga fiktif. Salah seorang warga Labuan Bajo […]

  • Legislator NasDem Salurkan 100 Lembar Seng untuk Rumah Pastoran di Manggarai Timur

    Legislator NasDem Salurkan 100 Lembar Seng untuk Rumah Pastoran di Manggarai Timur

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Irenius Putra
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM– Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Partai NasDem, Elvis Jehama, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat lintas sektor. Kali ini, ia menyalurkan bantuan 100 lembar seng guna mendukung pembangunan rumah pastoran St. Petrus Pau, Paroki Mok, Stasi Pau, Desa Ruan, Kecamatan Kota Komba, Minggu (8/2/2026). Bantuan tersebut diterima langsung oleh […]

  • Gubernur NTT Sambut Hangat Kajati Baru, Tekankan Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan

    Gubernur NTT Sambut Hangat Kajati Baru, Tekankan Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 549
    • 0Komentar

    KUPANG, KOMPASFLORES.COM — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyambut dengan hangat kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT yang baru, Roch Adi Wibowo, di ruang VIP Pemda Bandara El Tari, Kupang, Senin (27/10/2025) siang. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus simbol penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan […]

  • Publik Desak Kejari Periksa PPK Terkait PHO Irigasi Wae Necak

    Publik Desak Kejari Periksa PPK Terkait PHO Irigasi Wae Necak

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 771
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR,KOMPASFLORES.COM – Sejumlah pihak mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai untuk memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jaringan irigasi Wae Necak di Desa Compang Necak, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Desakan tersebut muncul setelah diketahui bahwa PPK telah melakukan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan pada akhir Desember 2024, sementara proyek […]

  • Sumpah Pemuda atau Sampah Pemuda?  Sebuah Refleksi tentang Krisis Identitas Generasi Digital

    Sumpah Pemuda atau Sampah Pemuda? Sebuah Refleksi tentang Krisis Identitas Generasi Digital

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Arjuna Putra
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Oleh Wilbertus Grinyon Britanye, Alumni FISIP UNWIRA Kupang KUPANG, KOMPASFLORES.COM – Setiap kali kita memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, kita seolah diingatkan kembali pada semangat besar anak muda tahun 1928 yang menanggalkan perbedaan suku, agama, dan bahasa demi cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang bersatu dan berdaulat. Namun, sembilan puluh tujuh tahun setelah peristiwa […]

expand_less