Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Korban Terus Berjatuhan, Aktivis GMNI Desak Pemda Tetapkan KLB Rabies di Manggarai Timur

Korban Terus Berjatuhan, Aktivis GMNI Desak Pemda Tetapkan KLB Rabies di Manggarai Timur

  • account_circle Arjuna Putra
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Kasus rabies di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian mengkhawatirkan. Korban terus berjatuhan, namun hingga kini Pemerintah Daerah dinilai belum mengambil langkah konkret dan terukur yang pasti untuk menanggulangi wabah tersebut.

Desakan GMNI: Tetapkan Status KLB Rabies.

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) NTT, Alvino Latu, menilai pemerintah daerah seolah menutup mata terhadap persoalan serius yang mengancam keselamatan warga. Ia mendesak Bupati Manggarai Timur agar segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus rabies yang meluas di berbagai wilayah.

“Kasus rabies di Manggarai Timur sudah begitu banyak memakan korban. Kemarin satu orang meninggal dari Uwu, Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur akibat rabies. Namun sampai sejauh ini belum ada tindakan nyata dari Pemda untuk mengatasinya, baik melalui vaksinasi massal bagi hewan peliharaan maupun eliminasi terhadap hewan yang sudah menunjukkan gejala rabies,” tegas Alvino, Jumat (25/10/2025).

Vaksin Kosong dan Pelayanan Lemah

Ia juga menyoroti lemahnya pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas dan Pustu. Menurutnya, ada beberapa kasus korban gigitan hewan rabies yang kesulitan mendapatkan vaksin karena stok vaksin yang kosong di fasilitas kesehatan.

“Ini kondisi yang sangat memalukan dalam tata kelola kesehatan daerah. Ketika masyarakat datang untuk mendapatkan vaksin di Puskesmas terdekat justru dihadapkan dengan ketiadaan stok. Hal ini menunjukkan ketidakbecusan Dinas Kesehatan Manggarai Timur dalam menjalankan tugasnya melindungi warga yang salah satunya dari bahaya rabies. Dinkes Matim dinilai gagal dan lamban,” ujarnya dengan nada tegas.

Pemda Matim dinilai Apatis dan Lemah Terhadap Tanggung Jawab Moral

Lebih jauh, Alvino menilai situasi ini mencerminkan apatisme dan lemahnya tanggung jawab moral para pejabat daerah terhadap keselamatan rakyat. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan birokrasi.

“Oleh karena itu, saya mendesak Bupati Manggarai Timur untuk segera mengambil langkah konkret. Lakukan eliminasi terbatas terhadap hewan yang terindikasi rabies, perbanyak stok vaksin di setiap Puskesmas hingga Pustu, dan segera tetapkan status KLB rabies di tingkat daerah, agar sejalan dengan prinsip salus populi suprema lex: hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Arjuna Putra
  • Editor: Tim Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKM Menduga Skandal Proyek Pulau Padar Sarat Dengan Konflik Kepentingan

    AKM Menduga Skandal Proyek Pulau Padar Sarat Dengan Konflik Kepentingan

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 435
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, KOMPASFLORES – Polemik pembangunan komersial berskala raksasa di Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, kian menuai gelombang penolakan. Aliansi Komodo Memanggil (AKM) menuding proyek yang digarap PT.KWE merupakan bentuk nyata praktik monopoli bisnis, ketidakadilan agraria, dan kebijakan yang berpihak pada segelintir elit ekonomi. Rencana pembangunan itu bukan proyek kecil. Dokumen yang beredar menunjukkan […]

  • Pemkab Manggarai Timur Perkuat Kolaborasi dengan Astra, Dorong Akselerasi Mutu Pendidikan Daerah

    Pemkab Manggarai Timur Perkuat Kolaborasi dengan Astra, Dorong Akselerasi Mutu Pendidikan Daerah

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, terus memperkuat kolaborasi strategis lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terbaru, Pemkab Manggarai Timur menggelar audiensi bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR), Selasa (10/2/2026), sebagai langkah konkret mempercepat transformasi pendidikan di daerah. Audiensi yang berlangsung di Aula Rapat Dinas Pendidikan, Pemuda, dan […]

  • Getan Cooffe Hadir Dengan Nuansa Memanjakan Mata Bagi Para Pengunjung.

    Getan Cooffe Hadir Dengan Nuansa Memanjakan Mata Bagi Para Pengunjung.

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Manggarai Timur, Kompasflores.com-Getan Cave hadir dengan nuansa memanjakan mata bagi para pengunjung.Getan Cooffe Berlokasi di Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur,Nusa Tenggara Timur, Coofee ini semakin populer di kalangan wisatawan yang melintasi daerah tersebut. Dari tampak luar, Getan Cooffe memiliki rak yang berjejer rapi berisi berbagai jenis minuman dan makanan yang […]

  • Reses di Gunung Baru, Elvis Jehama Serap Aspirasi Warga Soal Layanan BPJS

    Reses di Gunung Baru, Elvis Jehama Serap Aspirasi Warga Soal Layanan BPJS

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 305
    • 0Komentar

    MANGGARAI TIMUR, KOMPASFLORES.COM — Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Dapil V Kota Komba dan Kota Komba Utara dari Fraksi Partai NasDem, Elvis Jehama, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda reses masa sidang II Tahun 2025–2026. Kegiatan reses tersebut digelar di Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Kamis (22/1/2026). Reses yang dihadiri lebih dari […]

  • Polemik Sebidang Tanah Disekitaran TPA Warloka: Mantan Kades dan Keluarga Lani Disoroti, Pihak Pembeli Desak Penegakan Hukum

    Polemik Sebidang Tanah Disekitaran TPA Warloka: Mantan Kades dan Keluarga Lani Disoroti, Pihak Pembeli Desak Penegakan Hukum

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Dion Damba
    • visibility 374
    • 0Komentar

    MANGGARAI BARAT, KOMPASFLORES.COM – Polemik sebidang tanah di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Warloka kembali mengemuka dan menyeret dua figur yang kini berada di pusat perhatian publik: mantan Kepala Desa Abdola dan keluarga Lani. Di tengah silang klaim yang saling bertentangan, seorang warga bernama Ninong Agustinus Thay memecah kebisuan dengan membeberkan kronologi yang selama […]

  • Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

    Camat Kota Komba Utara Meminta Maaf Terkait Kesalahan Penulisan Surat Pengumuman Pencegahan Penularan Rabies.

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Borong,Kompasflores.com-Camat Kota Komba Utara,Nikolaus T.Saka menyampaikan permohonan maaf terkait surat yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Komba Utara sehubungan dengan upaya pencegahan penularan rabies dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Kota Komba Utara. “Saya meminta maaf sebesar-besarnya, sedikitpun tidak ada niat atau tujuan saya untuk meremehkan atau mendiskriminasi surat edaran tersebut.Saya […]

expand_less