Diburu Polresta Samarinda, Terduga Penggelapan Rp50 Juta Ditangkap Resmob Manggarai Timur
- account_circle Dion Damba
- calendar_month Sel, 2 Des 2025
- visibility 409
- comment 0 komentar

Seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Samarinda akhirnya berhasil diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Manggarai Timur.
BORONG, KOMPASFLORES.COM — Seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Samarinda akhirnya berhasil diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Manggarai Timur. Ia diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana perusahaan senilai Rp50 juta, yang membuatnya menjadi target pengejaran lintas daerah.
Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada Sabtu, 29 November 2025, sekitar pukul 20.00 WITA di Kampung Nul, Desa Pocolia, Kecamatan Lambaleda Selatan, Manggarai Timur. Operasi ini dilakukan setelah tim Resmob Polresta Samarinda memetakan pergerakan pelaku dan menemukan indikasi kuat bahwa ia melarikan diri ke wilayah tersebut.
Terduga pelaku diketahui bernama Geovan Marialus Man, lahir di Deno, 16 Juli 1998, dan berdomisili di Jl. Mugirejo, Desa Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Ia dilaporkan terlibat dalam dugaan penggelapan dana perusahaan tempatnya bekerja, dengan nilai kerugian mencapai Rp50 juta.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Resmob Manggarai Timur. Melalui penyelidikan lapangan, petugas menelusuri keberadaan Geovan hingga akhirnya ditemukan di rumah istrinya di Kampung Nul. Proses penangkapan berlangsung lancar tanpa hambatan, dan situasi tetap kondusif.
Saat ini, yang bersangkutan diamankan di markas Resmob Manggarai Timur sambil menunggu proses penjemputan oleh tim Resmob Polresta Samarinda untuk penyidikan lanjutan.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi tindak penipuan dan penggelapan, terutama yang melibatkan pegawai internal perusahaan, serta mendorong warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
- Penulis: Dion Damba
- Editor: Arjuna Putra


Saat ini belum ada komentar